Archives 2024

FK UB Sukses Gelar Reuni Akbar Alumni semua Angkatan

Loading

Sabtu (6/1/2024) bertempat di Samantha Krida Universitas Brawijaya, telah berlangsung Reuni Akbar Emas 50 Tahun Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dalam rangka Dies natalis FK UB ke-50. Acara yang dihadiri lebih dari 1.000 alumni dari semua angkatan ini juga diramaikan pula dengan pentas seni tarian tradisional yang ditampilkan oleh mahasiswa dari Unit Aktivitas Karawitan dan Tari Universitas Brawijaya sebagai tari pembuka dalam acara ini. Jajaran Pimpinan Universitas dan Fakultas turut hadir dan memberikan sambutan acara.

MIB

PADI Reborn

Dengan dukungan penuh dari Alumni FK UB, acara yang dipandu oleh dr. Bambang Rishardana, Sp.B (Alumni FK UB Angkatan 1997) dan Raisya Amalia ini berlangsung sangat meriah. Seluruh keluarga besar FK UB turut larut dalam kemeriahan dan alunan musik persembahan dari PADI REBORN dan MIB Band. Selain itu, juga ada pembagian doorprize dan penyerahan beasiswa bantuan pendidikan dari Yayasan Panji Hijau Muda (Yayasan Ikatan Alumni Komisariat FK UB) kepada Dekan FK UB untuk mahasiswa FK UB.

Puncak Dies Natalis 50 FKUB Meriah Tampilkan Karnaval Prodi dan Ada Rekor Muri

Loading

Puncak Dies natalis ke 50 Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) gelar berbagai kegiatan Minggu (7/1/2024), bertempat di depan Gedung TED FK UB.

Acara puncak ini ditutup sangat meriah dengan 6 acara diantaranya : Karnaval Program Studi; Peresmian Auditorium; Serah Terima Bantuan Mobil Operasional TED; Expo Inovasi Program Studi; Pameran Foto! Video FKUB dan masa ke masa dan yang terkahir panggung hiburan.

Sekitar pukul 6 Minggu (17/1/24)pagi digelar karnaval Prodi FK diikuti 26 prodi diberangkatkan Dekan FK bersama Rektor UB.

Kegiatan dalam rangka merayakan Dies Natalis ke-50, dilangsungkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) di Malang, dimulai dengan bersepeda monumental sejauh 1.000 kilometer dari Jakarta hingga Malang.

Rekor MURI itu untuk kegiatan alumni bersepeda menempuh jarak 1005,14 km dengan start dari tugu Monas Jakarta ke kampus UB Malang.

Sebelumnya, Rektor UB Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc. bersama petinggi Universitas Brawijaya lainya juga meresmikan auditorium berstandar internasional.

Lewat peresmian ini, Prof. Widodo berharap bisa menjadi fasilitas di FK UB dan juga di fakultas-fakultas lainnya di Universitas Brawijaya. Ia juga menegaskan kembali bahwa auditorium tersebut boleh digunakan oleh teman-teman dari fakultas lain selama tidak dipakai oleh fakultas kedokteran.

“Karena Inovasi yang bisa diterapkan langsung di masyarakat, rumah sakit, dan tentu di kedokteran sendiri ini sangatlah banyak, sehingga kita berharap betul bahwa inovasi-inovasi ini nanti bisa dilakukan upskilling, sehingga nanti akan lebih banyak lagi untuk dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia,” harapnya.

“jika tidak sedang dipakai. Sebagaimana disampaikan Pak Dekan FK UB tadi, auditorium itu juga bisa dimanfaatkan fakultas lain di UB, Sebagai semangat sharing ini seperti gotong royong sebagai satu keluarga besar UB,” jelas Widodo pada wartawan.

Perlu diketahui, total pembangunan auditorium kurang lebih 8 Miliar, dan ini dapat menampung kurang lebih sebanyak 200 orang, seperti kata pak dekan FK UB tadi, tandas prof widodo.

Sementara itu Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med., Sp.A(K). menambahkan bahwasanya di momen Dies Natalis ke-50 ini pihaknya menghaturkan beribu terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu termasuk para alumni FK UB.

“Dengan Dies Natalis ini momen kami untuk lebih konsolidasi dengan alumni, kita mengundang seluruh alumni dari seluruh Indonesia dan Alhamdulillah mulai kemarin sudah berkumpul, mungkin kurang lebih bisa ada 1.000 orang,” terangnya

Dalam momen ini, Dekan FK UB itu ingin jadikan waktu ini untuk konsolidasi dan juga untuk pengembangan FK UB. Karena menurutnya, jumlah mahasiswa dan prodinya itu yang paling banyak dan disamping itu siap mensupport untuk rekognisi Universitas Brawijaya. (Djoko W)

Sumber : https://malangpariwara.com/2024/01/07/puncak-dies-natalis-50-fkub-mariah-tampilkan-karnaval-prodi-dan-ada-rekor-muri/

Executive Meeting Dies Natalis FKUB ke-50

Loading

Dalam rangka Dies Natalis Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya ke-50, Komisariat Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya bersama Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya menyelenggarakan kegiatan Temu Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya sebagai ajang berkumpul keluarga besar Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.

Salah satu kegiatan dalam rangkaian tersebut adalah Executive Meeting (6/1/2024), dimana pada kegiatan ini Fakultas kedokteran Universitas Brawijaya mengundang alumni yang memiliki kompetensi dan prestasi di bidang tertentu untuk berdiskusi dan berbagi pendapat untuk meningkatkan peran alumni kepada fakultas dan juga sebaliknya.

Rayakan Dies Natalis FK UB, Alumni Tangguh Gowes Jakarta-Malang

Loading

Dalam memeriahkan rangkaian Dies Natalis Ke-50 Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB), tim Gowes Alumni FKUB akan menempuh perjalanan dengan bersepeda dari Jakarta menuju Malang sejak tanggal 29 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024.

Ketua Tim Gowes Alumni FKUB, dr. Sadi Hariono, MMRS, menyampaikan bahwa kegiatan Gowes Alumni ini menjadi salah satu rangkaian special dalam memperingati Dies Natalis Emas FKUB.

Tim Gowes Alumni akan menempuh perjalanan sejauh 1.000 KM melintasi 5 kota, dimulai dari Tugu Monas Jakarta, Bandung, Purwokerto, Tulungagung, dan berakhir di Malang pada tanggal 3 Januari 2024.

Sadi Hariono menegaskan bahwa tema älumni Tangguh, Seribu Kilometer Kaki Mengayuh”dipilih untuk menggambarkan ketangguhan dan dedikasi alumni FKUB yang tersebar di seluruh penjuru nusantara.

“Sebagai alumni, kami berharap Gowes ini dapat menjadikan para alumni FKUB semakin sehat, Tangguh, dan bermartabat,” ungkapnya. Harapannya perjalanan ini tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi yang memperkuat jalinan kebersamaan antar alumni FKUB.

Peresmian Auditorium Hingga Rekor MURI, Warnai Dies Natalis ke-50 FK UB

Loading

Dies natalis ke 50 Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) berlangsung meriah, Minggu (7/1/2024).

Rangkaian puncak acara Dies Natalis ke-50 FK UB, di antaranya karnaval program studi, peresmian Auditorium, serah terima bantuan mobil operasional Team Emergency Disaster (TED), Expo Inovasi Program Studi. Kemudian pameran foto/video FKUB dari masa ke masa, panggung hiburan hingga penyerahan piagam Museum Rekor Indonesia (MURI).

Eksekutif Manager MURI, Sri Widayati mengatakan, pencatatan Rekor MURI tersebut dalam kategori ‘Bersepeda Menempuh Jarak Terjauh’. Dilakukan oleh para alumni FK UB angkatan 1982, dan tercatat sebagai rekor ke-11.497 MURI.

“Tercatat menempuh jarak 1.000 kilometer atau tepatnya 1.005,14 kilometer. Dengan start dari Monas pada 30 Desember 2023 hingga finish di UB pada 3 Januari 2024. Sekaligus mengukuhkan alumni FK UB merupakan Alumni Tangguh,” jelas Widayat.

Sebagai informasi, Tim Goewes menempuh sepanjang jarak 1.000 KM (5 Kota), mengambil start dari Tugu Monas Jakarta, menuju Kota Bandung, Purwokerto, Tulungagung dan finish di Malang. Tim inti terdiri dari lima orang, namun dalam perjalananya dikawal sekitar 20-25 alumni dari masing-masing kota.

Hadiah Dies Natalis ke-50 , FKUB Resmikan Auditorium Standar Internasional

Loading

Dalam rangka merayakan Dies Natalis ke-50, beragam kegiatan dilangsungkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) di Malang. Di puncak acara, Minggu (7/1/2024),  Rektor UB Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc bersama Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Dr.dr. Wisnu Balianto, M.Si.Med., Sp.A(K) meresmikan auditorium berstandar internasional.

Rektor UB dan Dekan FK UB meresmikan Auditorium berstandar internasional milik FK UB.

Lewat peresmian ini, Prof. Widodo berharap auditorium ini dapat menjadi fasilitas di FK UB dan juga fakultas-fakultas lainnya di Universitas Brawijaya. Ia juga menegaskan kembali bahwa auditorium tersebut boleh digunakan oleh teman-teman dari fakultas lain dalam lingkup Universitas Brawijaya selama tidak dipakai oleh Fakultas Kedokteran.