Archives Februari 2024

PPDS UB Kampanyekan Kesehatan Jantung Sejak Dini

Loading

Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (Pengmas) pada Kamis (1/2). Kegiatan dilaksanakan di SD Ngijo 1 Kabupaten Malang dengan tema “Skrining Biru dan Pemeriksaan Echocardiography Penyakit Jantung Bawaan dan Launching Buku Saku Edukasi Pasien Penyakit Jantung Bawaan dan Keluarganya.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan atas kerjasama antara beberapa pihak. Kerjasama Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesi (Perki) Malang, Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Fakultas Kedokteran (FK) UB dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Hadir untuk membuka kegiatan adalah Bupati Malang Drs. Sanusi MM.

Pada sambutannya Sanusi menyampaikan bahwa, kegiatan sosialisasi ini sangat penting untuk memberikan pengetahuan terkait deteksi dini penyakit jantung kepada masyarakat sejak dini. Masyarakat diharapkan akan dapat menjaga kesehatan, terhindar, dan mengetahui berbagai perawatan terkait penyakit jantung.

“Saya ucapkan terimakasih dan mengapresiasi atas kepedulian Perki Malang dan FK UB untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Malang. Kesehatan generasi muda merupakan salah satu kunci menyongsong masa depan yang lebih baik. Gerakan Masyarakat Sehat menjadi salah satu program penting yg dijalankan oleh Pemkab Malang,” sambut Sanusi.

“Pengetahuan dan kepedulian untuk selalu menjaga kesehatan sejak dini perlu terus digalakkan. Kesehatan akan mampu meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan masyarakat, sambung Sanusi.

Kegiatan ini dilaksakana dalam beberapa rangkaian agenda. Penyuluhan terkait penyakit jantung oleh dr. Valerinna Yogibuana, Sp, JP(K), Launching buku saku edukasi pasien penyakit jantung bawaan dan keluarga, penyerahan buku, screening serta pendataan, dan pemeriksaan pasien penyakit jantung. Sebanyak 10 orang PPDS UB  terjun langsung untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini. [pon/ron/humas]

Sumber : https://prasetya.ub.ac.id/pengabdian-masyarakat-ppds-ub-kampanyekan-kesehatan-jantung/

Mahasiswa FK Juarai Lomba Scientific Paper di Singapura

Loading

Mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) meraih juara 1 dalam ajang lomba scientific paper pada East Asian Medical Students’ Conference (EAMSC) 2024 yang diselenggarakan di Singapura oleh Asian Medical Students’ Association International (AMSA-International).

Dalam wawancaranya, Sebastian Emanuelle menyampaikan bahwa sebelum mengikuti lomba ini secara internasional, dia dan tim dari Indonesia harus mendapatkan juara 1 atau 2 pada pre-conference competition yang diadakan secara nasional.

Tim ini beranggotakan Josh Nathaniel Jowono (Universitas Indonesia) selaku first author, Derren David Christian Homenta Rampengan (Univesitas Sam Ratulangi), Juan Alessandro Jeremis Maruli Nura Lele (Universitas Kristen Indonesia), serta Didi Setya Darma dan Sebastian Emmanuel Willyanto (Universitas Brawijaya).

Menurutnya, pada tahun ini, EAMSC 2024 mengangkat tema “Public Health & Preventive Medicine”. Berdasarkan tema tersebut, mereka berfokus pada masalah kesehatan masyarakat global, yaitu obesitas.

Tim Indonesia mengusung judul “Unlocking the Obesity Epidemic Solution: Network Meta-Analysis of Comparative Effectiveness Between Gamification Strategies in Prevention and Treatment” yang membahas evaluasi efektivitas metode gamifikasi melalui beberapa metode seperti virtual reality, augmented reality games, dan lain-lain dalam penanganan masalah obesitas.

“Kami bersyukur memperoleh juara 1 pada pre-conference competition yang diadakan di tingkat nasional sehingga dapat melanjutkan ke tingkat internasional. Selain itu, kami juga bersyukur dapat memperoleh academic paper grand winner, sekaligus delivery of care subtheme winner,” tambahnya.

Sebastian menambahkan, kompetitor pada perlombaan academic paper ini berasal dari institusi-intitusi terkemuka di Indonesia, Hongkong, Australia, Thailand, Taiwan, dan Singapura.

Saat ditanya mengenai kiat untuk sukses dalam ajang ini, Sebastian memaparkan bahwa ia mulai mendalami perlombaan scientific paper sejak semester 3 pada perlombaan yang diselenggarakan oleh AMSA maupun organisasi/universitas lain.

“Motivasi saya peroleh dari kesadaran akan pentingnya riset di bidang kedokteran sebagai seorang klinisi di kemudian hari,” terangnya.

Disamping itu, motivasi dalam menyusun paper juga ia dapatkan dari dorongan dan dukungan keluarga, kakak tingkat, maupun dosen-dosen. Sebastian merasa bersyukur dapat menempuh studi di FKUB yang terbuka akan riset yang dilaksanakan oleh mahasiswa.

Sumber : https://prasetya.ub.ac.id/mahasiswa-fkub-juarai-lomba-scientific-paper-di-singapura/